2 Tahun Terbang Bersama CloudKilat

Halo teman-teman yang sampai saat ini masih tetap #dirumahaja semoga sehat selalu dan semuanya baik-baik saja.

Untuk mengisi kekosongan mending sambil cerita pengalaman 2 Tahun Terbang Bersama CloudKilat. Walau sebenarnya sudah hampir 5 tahun berlanggan layanan dari CloudKilat, sejak dari tahun 2015.

5 tahun untuk semua layanan pribadi, 2 tahun untuk layanan pelanggan (Mereka yang tidak mau riber mengelola Domain / Hosting :)). Mulai dari Kilat Domain, Kilat Hosting, Kilat Storage (s3) sampai Kilat VM versi sebelumnya. Sudah saya cicipi.

Ada satu layanan yang sampai saat ini masih belum kesampaian untuk mencobanya, yaitu Kilat Iron. Pada saat awal-awal diluncurkan, mereka memeberikan kesempatan uji coba gratis. Cuman mungkin karena kurang pengetahuan dan tidak ingin memperdalami, hanya mentok dibagian Dashboardnya saja hihi.

Awal mula tertarik dengan CloudKilat karena rekomendasi dari blog favorit kala itu, sampai saat ini nampaknya masih eksis saja.

Setelah mendapat rekomendasi tidak berlama-lama langsung mencoba Kilat Hosting yang sampai sekarang tidak ada perubahan Harga maupun Sepesifikasi (ditampilkan).

Rp. 50.000 (Kilat Hosting)

  • Kapasitas Penyimpanan 10GB
  • bandwidth tanpa quota
  • Domain & Subdomain
  • Akun email dan
  • Database MySQL tak terbatas.

Kilat Hosting Menggunakan Control Panel: Parallels Panel.

Tentunya belum saya jumpai di penyedia hosting pada umumnya yang kebanyakan menggunakan CPanel dan Plesk Obsidian sejenisnya.

Kilat hosting dapat dengan mudah diintegrasikan dengan Railgun dari Cloudflare melalui Panel maupun manual melalui dashboard Cloudflare langsung. Tapi saya lebih suka melalui Dashboard Cloudflare.

Railgun berfungsi untuk pengoptimalan jaringan sehingga website bisa cepat diakses.

Setelah terbiasa dengan Parallels Panel serta tidak ada kendala alias masalah yang berarti selama berlangganan, mulai Tertarik dengan layanan Kilat Storage.

Rp. 30.000 ?

Kilat Storage, semacam layanan penyimpanan berbasis obyek yang mendukung penuh protokol S3 (Simple Storage Service).

Sejauh ini masih sama belum ada perubahan soal Harga, hanya ada sedikit perubahan pada kapasitas penyimpanan yang dulunya Rp. 30.000 berkapasitas 10GB kini menjadi 25GB.

Kilat Storage tidak memerlukan Hosting maupun VPS karena merupakan layanan terpisah yang dikhususkan untuk penyimpanan berkas.

Oia, dulu endpoint kilat storage adalah kilatstorage.com sekarang berubah menjadi s3-id-jkt-1.kilatstorage.id.

Selalu menggunakan DragonDisk untuk mengaksesnya. Mungkin karena selera dan pertama kali diperkenalkan dengan Client S3 ya DragonDisk.

Kilat Storage saya gunakan untuk menyimpan file statis untuk kebutuhan website, mulai dari css, javascript dan foto bahkan tempat untuk mencadangkan dan mengamankan file-file yang ada dikomputer.

Tips: apabila kamu ingin menghubungkan Kilat Storage dengan WordPress coba Install Media Cloud oleh Interfacelab. Dengan plugin ini kamu bisa menyalin / backup dan upload foto, video dan file lainnya langsung ke Kilat Storage. Teradapat pilihan untuk menyimpan salinan file yang di upload kedalam hosting.

Kilat Domain

Hampir semua layanan yang ada dicobain, saatnya bergeser ke Kilat Domain untuk memesan domain baru. Bahkan ada beberapa domain yang saya migrasikan ke CloudKilat.

Migrasi dilakukan hanya ingin mengelompokan pada satu tempat saja.

Fasilitas yang diberikan pada panel domain sangat mencukupi kebutuhan untuk mengelola nama domain. Mulai dari DNS management, Add on ID Protection untuk mengamankan kontak pemilik domain, Pembuatan Private Name Server dan masih banyak lagi.

Tapi sayangnya untuk domain berekstensi .ID, .WEB.ID dan sejenisnya pada pengelolaan DNS tidak tersedia AAAA (IPv6) record. Mungkin, ini berlaku di semua penyedia domain lainnya. Khususnya untuk domain .ID.

Kilat VM (VPS)

Sempat juga memesan Kilat VM (VPS). Kilat VM saya gunakan hanya untuk bahan uji coba saja. Banyak pilihan OS linux, CentOS, Ubuntu dan Debian.

Memilih OS Ubuntu pada paket XXS, ketika mengkases melalui terminal Web Server Apache sudah terpasang secara otomatis.

Hanya pemesanan awal, selanjutnya tidak saya perpanjang. Seperti yang disebutkan di atas “Hanya untuk Uji Coba”. Selebihnya Kilat VM ini cukup tangguh. Tapi kalau ada rezeki boleh dicoba lagi dong.

Apa yang Baru dari CloudKilat?

Nampaknya mencium aroma-aroma sedap. Ada layanan baru bernama Kilat Backup. Apa lagi nih? pokoknya wajib dicoba tapi masih dalam rencana.

Oia, sampaikan lewat kolom komentar ya. Ada yang tau ga kenapa dari dulu sampai sekarang CloudKilat tidak pernah merubah atau memperbarui Halaman depan website mereka? apakah sengaja atau gimana.

Mungkin itulah pengalaman saya selama 2 Tahun Bersama CloudKilat. Lumayanlah bisa mengisi kekosongan hati ini…. Upsssss…. 🙂

Ngomong-ngomong apa yang kalian lakuin selama harus #dirumahsaja ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *